Pra Suci
Begitu banyak klaim atas nama
kesucian yang menginvansi system dari segala ketetapan yang terkodifikasi pada
setiap sekte-sekte begitu tidak bisa lagi di pungkiri adanya gerakan oportunistik
terhadap materi ini demi mengeksesistensikan hasrat kekuasaan dengan menjual
visi misi mereka yang nantinya tidak akan menjelma menjadi realitas yang berkorespondensi
pada setiap umat.
Dengan adanya kekuatan mayoritas didalam state
maka semua itu akan menjadi kekuatan yang masiv serta militan untuk merampok
ketetapan sehingga akan mendapatkan kedudukan yang terlindungi oleh lembaga
yudikatif terkuat dan merekapun akan bersinergis dari satu dengan yang lainya
agar formulasi tersebut tidak akan dapat di robohkan maupun tergradasi
dikarenahkan segala system sudah di blockade oleh yang akan berkuasa nanti.
Masyarakat kelas bawah maupun
sipil dan para aparat, mungkin saja mereka sudah di ikat satu persatu leher
mereka untuk tidak untuk melawan perintah atasan mereka, dengan di bentuk
bangun narasi untuk menyerang subjektifitas setiap personal masyarakat, tidak
hanya itu tetapi ada juga gerakan yang lebih menakutkan yaitu dengan membangun
pola-pola gras roots yang sangat tidak objektif dengan memakai metode metode
dari mereka.
yaitu pola untuk memanipulasi objektifitas didalam
masyarakat demi melancarkan serangan serangan untuk menghancurkan pihak yang
melawan gerakan mereka dan ini sangat laknat. Kesucian didalam berkehidupan
dalam masyarakat sudah tidak lagi atas nama kesucian itu sendiri, karena
sesuatu yang profan itu telah di angkat substansinya dan digantikan dengan
substansi yang kotor itu, dan kita hanya bisa melihat kulit kulit dari sesuatu
yang profan itu hanya dari kulitnya saja dan sudah tidak ada lagi makna positif
yang melekat pada kesucian itu.
Betapa sombongya kehidupan yang
bernuansa materialistik distorsi itu dengan arogansi terhadap transendental dan
bahkan ada beberapa kaum-kaum yang merepresentasikan dirinya seperti mahakuasa,
bahkan ada yang mencoba coba menganti kedudukan mahakuasa, artinya mereka kaum-kaum
yang selalu mengutarakan kata kata maupun kalimat kalimat suci, kalimat kalimat
ini semacam baru saja didapat serta wahyu maupun firman hingga ilham, dan mereka
juga sangat diktaktor dengan aksenya itu.
Bagaimana mungkin sekte yang
mengatas namakan kebaikan tetapi dalam prakteknya tersebut malah negatif, ini
sudah tidak sesuai dengan apa yang menjadi landasan fundamental dari sekte
tersebut, artinya ada yang tidak beres dalam menjalani kententuan dari sekte
tersebut yaitu mereka yang masih mempunyai niat kotor untuk menjadikan sarana
sekte adalah topeng ajaib yang sangat mujarab itu. Segala urusan dalam sekte di
campuri dengan urusan oportunis terhadap materi dengan tujuan kepentingan
beberapa kelompok saja senigga merusak tatanan berkehidupan yang baik.

Komentar
Posting Komentar