Sumber Gambar : Freepik Syarifahbrit
Kekacauan dan kecampuradukan segala macam informasi di era milenieal sekarang sudah sangat menghawatirkan, sebab kekacauan informasi ini bisa mempengaruhi siapapun atas mereka yang tidak mampu memfilter informasi yang masuk atau diterima oleh mereka.

Informasi yang datang dari berbagai platform digital sudah sangat banyak tentu saja ini seperti simalakama, satu sisi baik satu sisinya tidak baik, jadi ada positif negatifnya, nah bagaimana mengambil positifnya saja justru sudah keharusan bagi setiap orang. 


Di era sekarang semua orang memiliki smartphone dan ada pula bahkan yang memiliki dua smartphone hingga tiga buah smartphone, jelas mungkin itu sebuah pengkategorian di tiap-tiap smartphonenya ataupun magsud lain agar supaya penggunanya tidak kebingungan atau mengefisienkan disaat melakukan aktivitas pada smarthone, jadi tinggal milih mau pegang smartphone untuk keperluan kerja, atau yang untuk main saja.

Akan tetapi ada satu waktu kita tidak bisa mengontrol gelombang informasi yang datang secara tiba-tiba hingga kita butuh waktu untuk menelaa apa yang dimagsud oleh berita, opini, kabar, dan lain sebagainya itu untuk kita.

Ada suatu Ketika kita membaca artikel atau menonton potongan video yang mengulas berita, ataupun konten konten yang kita suka tanpa sepengetahuan kita Ketika merasa cocok dengan konten tersebut maka disitu nantinya akan terhanyut terbawa oleh konten tersebut, bahkan di ulang terus menerus.

Konten tersebutlah yang nanti akan mempengaruhi nanti pemikiran, hingga cara berkehidupan kita sehari hari, karena sudah ada kecocokan dengan kita. Dan yang perlu diketahui bahwa segala konten dan informasi di era sekarang kenapa harus di filter terlebih dahulu sebelum itu mempengaruhi kita, sebab ada sekian banyak informasi tidak berguna yang nantinya hanya jadi sampah sampah saja yang akan masuk dan mendominan didiri kita nanti.

Dan ini tentu berbahaya jika tidak cepat diketahui, kenapa seorang yang kita anggap terpelajar tapi kelakuanya seperti orang-orang yang tidak terdidik, jangan jangan orang tersebut sudah dipengaruhi oleh berbagai informasi yang tidak terkontrol tadinya itu.

Belum lagi informasi tersebut akan masuk kedalam alam bawa sadar orang tersebut, ini akan lebih paten selamnya jika tidak segera di bumi hanguskan informasi sampah teresbut, dan belum lagi informasi tersebut akan menjadi pondasi dasar algoritma orang tertentu (algoritma yang di magsud yaitu pola keseharian orang tersebut akan berubah disebabkan oleh informasi tidak berguna). Akhirnya kelakuan orang tersebutpun tidak berguna. Setiap orang maupun mahluk mempunyai algoritma termasuk tikus, serangga dan masih banyak lagi.

Yang ditakutkan disini yaitu ada transfer informasi sehingga membuat algoritma kita rusak tidak karu karuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini