Keterpisahan
Ketidak stabilan akibat dari kondisi
lingkungan disekitar kita mengakibatkan semua terasa sangat kaku ataupun statis,
hingga setiap dari pergerakan kita selalu ada yang membatasi dari tiap-tiap
sisi sudut maupun dari sisi manapun dan akhirnya kita seperti terbelaenggu oleh
situasional yang sangat buruk. Mengapa seringkali tidak merasa nyaman ada
dilingkungan tertentu, baik lagi berdiri di halte, duduk di perpustakaan, duduk
di kantor, duduk di tempat kopi, duduk di pinggir jalan terasa beda, padahal
initinya duduk saja. Tetapi sensasi dari duduk tersebut sangatlah berbeda
karena ada factor tertentu yang membuat duduk di tiap-tiap tempat maupun lokasi
sangatlah berbeda.
Bisa dikatakan karena suasana, karena
konsep dari tempat tersebut maupun atmotsfirnya terasa sangat berbeda dari pada
yang lainya. Dan ketikapun kita duduk di suatu tempat yang sama tetap saja
terasa berbeda, seperti halnya didalam rumah tersebut memiliki 5 kursi yang
ditaruh di masing masing sudut berbeda maka disini seperti tidak adanya
kesamaan perasaan dari setiap orang yang sedang duduk atau sensansi yang
berbeda, perbedaan teritorial dari
setiap kita walaupun hanya berjarak satu meter saja ataupun lebih dari satu
meter hingga perkilo meternya. Setiap tempat yang kita tempati dengan waktu
lama tersebut seperti sudah seperti terhubung dengan kita, makanya kenapa Ketika
kita setiap meninggalkan tempat yang sudah lama kita tempati seperti sulit
untuk meninggalkanya.
Manusia pada hakikat naluri alamiahnya
selalu melakukan penyekatan terhadap segala apa yang dia rasa sudah memiliki
keterhubungan dengan dia, ini halnya kita selalu menciptakan territorial secara
alami. Adapun seperti barang yang sudah lama kita pegang pasti itu terasa ada
kekitaanya (keterhubungan dengan kita) didalam unsur barang tersebut. Seperti kita
mempunyai baju yang sudah lama kita pakai dan dipinjam orang lain terus dipake,
maka disini kita seperti merasakan baju tersebut seperti tubuh kita yang sedang
dipinjam dan dipakai karena ada kekitaanya disitu, padahal baju tersebut hanya
terdiri dari berbagai macam benang saja yang tidak memiliki nyawa apalagi jiwa.
Tetapi kita seperti merasakan baju
tersebut telah mengalami keterpisaan dengan kita. Begitupula dengan tempat yang
kita tempati yang nantinya akan ditempati orang lain, disini kita akan
mengalami sebuah keterpisaan dengan tempat tersebut baik secara fisik dan
batinnya.

Komentar
Posting Komentar