Suatu Mazhab
Lahirnya
sebuah mazhab-mazhab dalam kehidupan kemanusiaan hingga abad 21 ini telah
mereprensentasikan bahwa nilai-nilai yang telah di terapkan kedalam realitas
bahwa adanya suatu tatanan nilai yang parsial partikularistik akan tetapi nilai
yang terlihat sangat parsial tersebut apakah akan menambah nilai+ ataukah
berkurang, tentu saja bisa kedua duanya akan terimplementasikan baik secara
reflektifitas sehari-hari atau lain sebagainya.
Untuk itu perlulah kita melirik
sedikit tatanan yang baru ini maupun yang lama dan bandinganya antara setiap
kategori-kategori mazhab yang sudah terkonsepkan kedalam klasifikasi tersebut,
untuk menuju kesuatu arah yang satu akan tetapi jalan yang dipilih serta di
lalui itu sudah efektif efisiensikah? (penjelasan sedikit kiasan)
Kalaupun
sudah cukup baik dengan adanya susunan parsial tidak akan menimbulkan percikan
negative antara tiap-tiap bangunan nilai yang sangat di perjuangkan itu maka
untuk kondisi hari inipun bisa kita lihat dalam implementasinya real itu,
lihatlah apa yang janggal, baik kurang dan apa yang menjadi mereka sedikit
terdistorsi serta bias walaupun terlihat sangat plural tapi sisi apa saja yang
menjadi salah kaprah sehingga tidak lagi terlihat begitu universalitas yang satu
pada saat memperjuangkan nilai yang di anut.
Padahal
penyebab dari terpisahnya juga sebab pisau politik yang membedah dia menjadi
terpisah-pisah, ini terjadi karena dikarenahkan sebab ambisi egoitas kebenaran
yang di junjung supaya bisa terselamatkan dirinya sendiri atau karena keputusan
ini di lakukan supaya menyelamatkan beberapa umat?
Kalau
dilihat sudah ada beberapa contoh yang saling mengklaim kebenaran koheren
ataupun yang berkorespondensi maupun pragmatisme pada pilihan nilai yang
dipilih secara bijak ini, jika saling bertentangan ataupun terdikotomi nilai
yang terklasifikasi kedalam mazhab tersebut maka apakah ini kita nilai sebagai
penghambat sehingga terjadinya degradasi menuju ke tujuan yang satu ini.

Komentar
Posting Komentar